SISTEM KESIAPSIAGAAN TERPADU MITIGASI TSUNAMI

......

contoh
  1. Analisis indeks parameter kesiapsiagaan, yang meliputi 4 parameter:
    1. Pengetahuan bencana tsunami
    2. Rencana tanggap darurat
    3. Sistem peringatan bencana
    4. Mobilisasi sumberdaya
    Penentuan indeks setiap parameter dihitung dengan rumus:

    Skor maksimum parameter diperoleh dari jumlah pertanyaan dalam parameter yang diindeks, dengan cara mengkonversi jawaban dari kuesioner menjadi bentuk nominal. Jawaban "Ya" memiliki nilai 1, sedangkan jawaban "Tidak" atau "Tidak Tahu" memiliki nilai 0. Apabila dalam 1 pertanyaan terdapat sub-sub pertanyaan (a,b,c dan seterusnya), maka setiap sub pertanyaan diberi skor dan dibagi dengan jumlah sub pertanyaan.
    Total skor riil parameter diperoleh dengan menjumlahkan skor riil seluruh pertanyaan dalam parameter yang bersangkutan. Indeks berada pada kisaran nilai 0 – 100, sehingga semakin tinggi nilai indeks, akan semakin tinggi pula tingkat kesiapsiagaannya.
  2. Analisis indeks kesiapsiagaan masyarakat
    Tingkat kesiapsiagaan masyarakat dihitung menggunakan indeks gabungan tertimbang dari parameter kesiapsiagaan masyarakat, yaitu:

    Sumber: LIPI-UNESCO/ISDR (2006)
    Indeks Kesiapsiagaan Masyarakat = (0,45 x Indeks P1) + (0,35 x Indeks P2) + (0,5 x Indeks P3) + (0,15 x Indeks P4)

    Tingkat kesiapsiagaan masyarakat dikategorikan menjadi 5 kategori, dimana semakin tinggi angka indeks berarti semakin tinggi pula tingkat kesiapsiagaannya. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat berdasarkan nilai indeks adalah sebagai berikut:
Nama Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai Status Koordinator Detai
           
Laporan hasil asesmen kesiapsiagaan masyarakat untuk mendukung mitigasi bencana tsunami merupakan dokumen yang memuat hasil identifikasi, pengukuran, dan evaluasi tingkat kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana tsunami di wilayah rawan terdampak.
Asesmen ini dilakukan melalui pengumpulan data terkait pengetahuan masyarakat mengenai tsunami, rencana tanggap darurat, pemahaman terhadap sistem peringatan dini, kemampuan evakuasi, serta mobilisasi sumber daya yang tersedia di lingkungan masyarakat.

Hasil asesmen digunakan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat secara menyeluruh, mengidentifikasi kelemahan dan kebutuhan peningkatan kapasitas, serta menjadi dasar dalam penyusunan strategi mitigasi, edukasi kebencanaan, dan penguatan sistem peringatan dini yang lebih efektif.
Dengan adanya laporan ini, diharapkan pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat dapat meningkatkan koordinasi dan kesiapan dalam upaya pengurangan risiko bencana tsunami secara berkelanjutan.
TEMATIK DATA DAN PERANGKAT PETA
ARAH DAN KECEPATAN ANGIN
Velocity Angin
Keepatan Angin
Download Data
DATA KUALITAS UDARA
Indeks Standar Pencemar Udara
Nilai PM2.5 DAMAR
Download Data
DATA RADAR CUACA
Radar C-Band Singapura
Radar X-Band Bengkalis
Download Data
TITIK PANAS / API
Petunjuk
Confidence Low
Confidence Medium
Confidence High

Download Data
KELENGKAPAN PETA
Petunjuk
Logo SIGATERA
Label Kota dan Jalan
Koordinat Lokasi
Grid Peta
Skala Peta
Informasi Data

 
......
....
....
Velociti Angin - NCEP(EMC)
....
Kecepatan Angin (openweather)
Titik Pana/Titik Api (SIPONGI - KEHUTANAN)
LOW MEDIUM HIGH
Kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU)
Pencemar Udara Berdasarkan PM2.5
Tematik Data
KONSEP SISTEM

Merupakan suatu rangkaian kegiatan sistematis yang difokuskan pada penyusunan instrumen asesmen yang mampu mengukur tingkat kesiapan masyarakat secara komprehensif, meliputi aspek pengetahuan, sikap, kapasitas respon, serta ketersediaan sarana prasarana evakuasi.
Seluruh proses dirancang berbasis data dan terintegrasi untuk menghasilkan sistem yang adaptif terhadap dinamika risiko bencana tsunami di wilayah pesisir.

Kegiatan pengembangan ini menghasilkan sebuah ekosistem teknologi terpadu yang terdiri dari sistem manajemen data berbasis web, platform Web GIS, dan aplikasi mobile asesmen. Integrasi ketiga komponen tersebut memberikan manfaat berupa peningkatan akurasi data, percepatan proses analisis, serta kemudahan dalam pemantauan kesiapsiagaan masyarakat. Output akhir yang diharapkan adalah tersedianya sistem pendukung keputusan (decision support system) yang mampu membantu pemerintah dan stakeholder dalam merumus kebijakan penangan ancaman bahaya bencana tsunami

KEUNGGULAN TEKNOLOGI

Sistem yang terintegrasi dari data asesmen dengan platform aplikasi mobile, manajemen data dan penyajian data dengan pendekatan Sistem Informasis Geografis

  1. Integrasi Data yang Terpusat
    SIGATERA mampu mengintegrasikan data asesmen lapangan, data spasial, dan informasi pendukung lainnya ke dalam satu sistem yang terpusat. Dengan pendekatan ini, seluruh data dapat diakses, diperbarui, dan dianalisis secara lebih cepat dan konsisten tanpa harus berpindah antar platform.
  2. Pemanfaatan Aplikasi Mobile untuk Pengumpulan Data Real-Time
    Melalui platform aplikasi mobile, proses pengambilan data di lapangan menjadi lebih praktis, efisien, dan real-time. Petugas atau responden dapat langsung menginput data asesmen beserta koordinat lokasi, foto, maupun informasi pendukung lainnya secara langsung dari lokasi kejadian.
  3. Pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang Interaktif
    SIGATERA menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis sehingga data dapat divisualisasikan dalam bentuk peta interaktif. Hal ini memudahkan pengguna dalam memahami kondisi wilayah, pola persebaran risiko, tingkat kesiapsiagaan, maupun area prioritas penanganan secara lebih intuitif dan informatif.
  4. Mendukung Pengambilan Keputusan yang Lebih Cepat dan Tepat
    Dengan integrasi data spasial dan non-spasial, SIGATERA membantu pengambil kebijakan dalam melakukan analisis berbasis lokasi. Informasi yang tersaji secara visual dan terstruktur dapat mendukung proses perencanaan, mitigasi, hingga penanganan bencana secara lebih akurat.
  5. Efisiensi dalam Manajemen dan Pengolahan Data
    SIGATERA mempermudah proses manajemen data mulai dari pengumpulan, validasi, penyimpanan, hingga penyajian informasi. Sistem ini mengurangi risiko duplikasi data, kesalahan pencatatan manual, serta meningkatkan efisiensi operasional dalam pengelolaan data asesmen.
  6. Penyajian Informasi yang Informatif dan Mudah Dipahami
    Data yang tersimpan dalam SIGATERA dapat disajikan dalam berbagai bentuk visual seperti dashboard, grafik, tabel, dan peta tematik. Penyajian ini memudahkan berbagai pihak, baik pemerintah, peneliti, maupun masyarakat dalam memahami informasi secara cepat dan komprehensif.
ANGGOTA TIM


DISCLAIMER DATA

Data dan informasi yang ditampilkan pada SIGATERA merupakan hasil integrasi dari proses asesmen lapangan, pengolahan data spasial, serta input dari berbagai sumber yang telah disesuaikan dengan kebutuhan sistem. Meskipun pengumpulan dan pengolahan data dilakukan dengan metode dan prosedur yang terstruktur, pengguna tetap perlu memahami bahwa data yang tersedia bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan hasil survei, kondisi lapangan, maupun proses validasi lanjutan. Oleh karena itu, SIGATERA tidak menjamin bahwa seluruh informasi yang tersaji selalu sepenuhnya bebas dari keterbatasan teknis, keterlambatan pembaruan, maupun potensi ketidaksesuaian data di lapangan.
SIGATERA dikembangkan sebagai media pendukung analisis, monitoring, dan pengambilan keputusan berbasis data spasial dan asesmen lapangan. Segala bentuk penggunaan informasi yang tersedia di dalam sistem menjadi tanggung jawab pengguna sesuai dengan kebutuhan dan tujuan masing-masing. Pengelola SIGATERA tidak bertanggung jawab atas segala kerugian, kesalahan interpretasi, maupun keputusan yang diambil secara langsung maupun tidak langsung berdasarkan penggunaan data pada sistem ini tanpa proses verifikasi tambahan dari pihak terkait atau sumber resmi lainnya.
Pengguna dianjurkan untuk melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan teknis, operasional, atau kebijakan berdasarkan informasi pada sistem ini.
Data ini hanya untuk keperluan internal dan tidak untuk digunakan, disalin, dipublikasikan, atau disebarluaskan dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari pihak berwenang/pengelola sistem.
Dengan mengakses data ini, pengguna sepenuhnya memahami dan menyetujui bahwa penyedia sistem tidak bertanggung jawab atas kerugian, keputusan, atau tindakan apa pun yang timbul akibat penggunaan data ini tanpa izin maupun tanpa validasi silang.
Copyright © 2026 SIGATERA
Sistem Kesiapsiagaan Terpadu Mitigasi TsunAmi
All Rights Reserved.


Copyright © 2026 SIGATERA | sistem Kesiapsiagaan Terpadu Mitigasi TsunAmi | All Rights Reserved.